Sebuah Penelitian: Internet Bisa Bunuh Kepercayaan pada Agama

Sebuah Penelitian: Internet Bisa Bunuh Kepercayaan pada Agama

Posted On : 2019-04-07 | Posted By : admin

solvingcentre.com - Sebuah penelitian menunjukkan adanya hubungan antara meningkatnya pengguna internet dengan berkurangnya kepercaan akan agama-agama. Penelitian itu diterbitkan dalam jurnal MIT Technology Review 4 April kemarin.

Allen Downey, pakar komputer dari Olin College of Engineering, Massachusetts, Amerika Serikat, dalam penelitian itu menganalisis data pemeluk agama di Amerika Serikat selama 1990 sampai 2010 yang dikeluarkan oleh University of Chicago.

Dari analisis awal dia menemukan bahwa selama dua dekade itu jumlah penduduk AS yang tidak beragama menjadi 25 juta. Dia juga menemukan bahwa keluarga adalah faktor utama yang menyebabkan seseorang tetap setia pada agama. Jika dibesarkan dalam keluarga religius maka seseorang akan tumbuh sebagai pemeluk agama.

Meski demikian ia juga menemukan bahwa sejak 1990 jumlah orang yang dibesarkan dalam keluarga beragama sudah sangat berkurang. Artinya dalam periode itu keluarga tidak lagi menjadi faktor penting. Faktor keluarga hanya menyumbang 25 persen terhadap pertambahan orang tidak beragama.

Tingkat pendidikan, jelas Downey, juga berhubungan lurus dengan turunnya jumlah pemeluk agama. Tetapi meski jumlah orang yang menempuh pendidikan hingga tingkat pendidikan tinggi meningkat 10 persen sejak 1980an, pengaruhnya hanya lima persen terhadap bertambahnya kelompok tidak beragama.

Dalam analisis lebih lanjut Downey menemukan bahwa penggunaan internet adalah salah satu faktor utama yang mendorong bertambahnya jumlah orang tidak beragama di AS. Setidaknya internet menjelaskan 25 persen kasus bertambahnya jumlah umat tidak beragama di AS.

Pada era 1980an, internet belum digunakan secara umum di AS. Tetapi pada 2010, 53 persen warga AS menghabiskan minimal dua jam di dunia maya setiap pekan dan 25 persen lagi menghabiskan tujuh jam setiap pekan untuk mengakses internet.

Downey memang mengingatkan bahwa studinya tidak serta merta menunjukkan hubungan sebab akibat, tetapi hanya menampikkan perbandingan lurus antara peningkatan jumlah umat tidak beragama dengan tingginya penggunaan internet.

Dalam studi itu ia memasukkan sejumlah faktor, selain internet, keluarga, dan pendidikan, seperti pendapatan, status sosial ekonomi, serta lingkungan tempat tingal. Ia hanya menemukan korelasi tinggi antara penggunaan internet dengan turunnya jumlah orang tidak beragama.

Sumber : Suara.com

Editor : Maulana Lee

Post Category

Latest Article

SMASH ADA CINTA

    solvingcentre.com,     ada cinta yang ku rasakan saat bertatap dalam canda     ada cinta yang....

OBAT HERBAL ALAMI

HERBATAMA  Herbatama Waras Abadi adalah perusahaan yang memproduksi produk-produk herbal berbasis probiotik rempah. Saat ini....

Who is the Solving Centre? The mission of the Solving Centre is to share and develop world knowledge. There is a lot of knowledge that might be of value to many people who are currently only available to a few people, either because it is still stored in their heads, or can only be accessed by certain groups. We want to connect people who have knowledge with people who need it, gather people who have different views so that they can..

Read More