DPR KPK AKAN MENGKAJI SOAL PEMERIKSAAN CALEG JELANG PEMILU

DPR KPK AKAN MENGKAJI SOAL PEMERIKSAAN CALEG JELANG PEMILU

Posted On : 2019-03-02 | Posted By : diansukmawati177@yahoo.com

solvingcentre.com, Menyambut Pemilu, khususnya Pemilu Legislatif (Pileg), Komisi III DPR telah meminta aparat penegak hukum, terutama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk tidak menganggu konsentrasi anggota dewan dalam menghadapi Pileg.

Sebab, bukan tidak mungkin akan banyak laporan terhadap caleg dan capres menjelang Pileg dan Pilpres 2014.
 
Hal itu telah disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi III Aziz Syamsuddin saat rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), di Gedung DPR, Jakarta, Senin (2/12/2013) kemarin.

"Bukan tidak mungkin ada masukan kepada institusi penegak hukum yang juga ingin menjatuhkan salah atu capres atau caleg. Kalau dulu di Pileg dan Pilpres 2009 ada kesepakatan pimpinan KPK, Polri dan Kejaksaan, minus sekian tidak boleh ada proses yang telah menggoyang situasi politik," kata Aziz.
 
Dia juga berharap, dalam rangka pileg nanti ada sistem yang bisa dibangun terhadap Kepolisian dan Kejaksaan untuk tidak 'menggoyang' salah satu capres dan caleg.

"Saya khawatir jelang 9 April 2014, semakin banyak laporan yang masuk di KPK, Kejsakaan dan Kepolisian, sengaja dimasukan untuk dapat diekspos," ujar politikus Partai Golkar ini.

Sambil menambahkan, sistem ini dianggap juga penting supaya tidak menganggu situasi politik yang nanti ada. "Perlu untuk dapat diantisipasi. Kami juga yakin koordinasi dengan pihak KPK bisa jadi satu bahan," katanya.

Menanggapi hal itu, Ketua KPK Abraham Samad juga mengatakan, hal itu perlu kajian yang mendalam. "Ini belum dapat disimpulkan karena masih akan dirapatkan," ujar Abraham usai RDP.

Sementara itu, Pimpinan KPK lainnya, Bambang Widjojanto, telah mempertegas, perlu ada mekanisme yang harus dibangun untuk ini. Sebab, untuk aksi goyang-menggoyang ini perlu dilihat duduk perkaranya. KPK hanya bisa menangani kasus korupsinya saja.

"Bukan tidak (boleh) memeriksa, tapi harus satu mekanisme di mana nanti dibangun sistem. Kalau ada pengaduan-pengaduan yang berupa blackmail, pencemaran nama baik, itu gimana menangani, ini yang lagi dipelajari. Makanya saya jawab, untuk pelanggaran pemilu, pencemaran nama baik kan bukan kompetensi KPK tapi penegak hukum lain," ujar Bambang.

Terkait kasus korupsi yang tengah disidik oleh KPK, Bambang telah menegaskan, tidak ada yang bisa menghalanginya. Termasuk bila nanti permintaan Aziz tadi dikabulkan.

"Kalau sekarang sedang diperiksa oleh (KPK) kan tidak bisa ada yang menyetop itu kan. Bukan yang tersangka tidak bisa diperiksa. tidak akan ada kaitannya juga kan selama datanya akurat," kata Bambang.


Editor : dian sukmawati

Post Category

Latest Article

KOTAK PELAN PELAN SAJA

    solvingcentre.com,     ku tahu kamu pasti rasa     apa yang ku rasa     ku tahu....

Who is the Solving Centre? The mission of the Solving Centre is to share and develop world knowledge. There is a lot of knowledge that might be of value to many people who are currently only available to a few people, either because it is still stored in their heads, or can only be accessed by certain groups. We want to connect people who have knowledge with people who need it, gather people who have different views so that they can..

Read More